Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ?

Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ? - Hai sobat Harian Berita Dia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Utama, Artikel HuKrim, Artikel Kesehatan, Artikel Nasional, Artikel POLRI, yang kami share ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.



Judul : Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ?
link : Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ?

Baca juga


Data Double Vaksin ke 2 Kegiatan Polresta Sidoarjo, Warga Mengeluh Tidak Keluar Sertifikat Vaksin. Siapa Yang Salah ?

Dok, foto Kapolresta Sidoarjo pantau kegiatan Vaksinasi untuk masyarakat

Liputan Indonesia || Sidoarjo - Guna menanggulangi penyebaran Covid 19, Pemerintah gencar melakukan Vaksin di beberapa daerah seluruh Indonesia. Setelah melakukan Vaksin, masyarakat mendapatkan sertifikat.

Sertifikat vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu dokumen penting yang harus warga miliki, khususnya bagi pelaku perjalanan jauh. Polresta Sidoarjo menggelar Bakti Polri Bagi Negeri dengan membuka Gerai Vaksin Presisi di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo. Tapi, salah satu masyarakat yang mengikuti Vaksin ke dua yang di selenggarakan Polresta Sidoarjo ada ganda nomor register.

DW salah satu warga Sidoarjo mengikuti Vaksinasi di Mapolresta Sidoarjo, sedangkan vaksinasi ke dua diarahkan ke Polresta Sidoarjo, ternyata kedapatan doble nomor register yang menyebabkan tidak terdaftar surat Sertifikat Vaksinasinya.

DW menyampaikan, saya mengikuti Vaksinasi pada 21 Juli 2021 yang sampai sekarang belum keluar sama sekali. Sudah hampir tiga minggu.

"Dari vaksin pertama, saya di Polresta Sidoarjo sudah keluar, kok ini data saya yang Vaksin kedua belum keluar. Saya sudah mengadu ke Pedulilindungi sampai sekarang belum mendapatkan hasil apa," kata DW, yang merupakan warga Sidoarjo, Selasa (17/8/2021).

Selama PPKM Level 4, sertifikat vaksin COVID-19 menjadi dokumen penting yang harus di bawa selama melakukan perjalanan jauh maupun dekat, selain hasil tes antigen atau PCR. Setiap warga yang sudah divaksin dengan minimal satu dosis, akan mendapatkan sertifikat vaksin COVID-19 dan bisa diunduh di laman Pedulilindungi.id.

Ps Kasubag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono di konfirmasi, pihaknya menyatakan masyarakat untuk menanyakan langsung ke pihak Klinik Pratama Urkes Polresta Sidoarjo.

"Langsung aja tanya situ mas, jadi nanti jelas keluhan masyarakat  terkait Vaksinasinya," kata Tri Novi Handono.

Sebelumnya, Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro di Sidoarjo, mengadakan pada kegiatan ini pihaknya menyediakan sekitar seribu vaksin untuk masyarakat.

 "Semua bergerak bersama untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 agar segera terbentuknya herd immunity," katanya.

 Kapolresta Sidoarjo mengimbau masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan dan tetap di rumah saja.

 "Patuhi segala aturan pencegahan COVID-19, apalagi saat ini kita sedang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat," tukasnya, bersambung. (Tjan)

Posting Komentar

0 Komentar